TRENDING NOW

BERITA TEKNOLOGI : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Teknologi Inovasi 2017 di Taman Blambangan. Di festival yang masuk dalam agenda Banyuwangi Festival 2017 ini, berbagai inovasi berbasis teknologi, hasil kreasi pelajar, mahasiswa dan masyarakat Banyuwangi dipamerkan ke khalayak.


Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan festival inovasi teknologi sengaja digelar dengan tujuan untuk menggali kreativitas dan inovasi baru yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat luas.

“Inovasi teknologi sangat penting untuk meningkatkan daya saing daerah. Dengan terus berinovasi diharapkan akan lahir produk-produk baru yang lebih efisien dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Anas.

Anas mengatakan, inovasi teknologi sangat erat kaitannya dengan entrepreneurship. Sehingga diharapkan adanya pameran inovasi teknologi akan memacu munculnya entrepreneur baru yang akan ikut memajukan ekonomi daerah.

“Entrepreneurship menjadi salah satu jalan keluar untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Anas.

Inovasi teknologi yang ditampilkan cukup beragam. Seperti kreasi mahasiswa Politeknik negeri Banyuwangi (Poliwangi) yang menciptakan paving berpori. Paving ini diklaim menjadi solusi banjir, sebab air yang jatuh ke paving dapat langsung menembus ke dalam tanah meminimalisasi air yang tergenang.

“Paving ini terbuat dari campuran semen dan kerikil yang diproses sedemikian rupa sehingga padat tapi memiliki pori-pori yang besar hingga air yang turus bisa langsung meresap ke tanah,” ucap Amdi Wahyu (19) salah satu mahasiswa Poliwangi.

Tak kalah inovatif, Siswa SMKN Darul Ulum Muncar menampilkan teknologi inovasinya berupa sepeda motor berbahan bakar gas LPG. Inovasi tersebut menggunakan bahan gas dari tabung LPG tiga kilogram dimana dengan gas tersebut bisa digunakan menempuh perjalanan sejauh lebih dari 200 kilometer.

Ada juga bidang teknologi inovasi hasil pertanian yakni pembuatan "nata de fish", prosesnya persis seperti nata de coco tapi tapi bahan baku air kelapa diganti dengan air rebusan ikan lemuru. Saat dikonsumsi tidak ada bekas rasa amis sama sekali. Nata de Fish ini sangat tinggi protein dan baik untuk anak-anak.

Beberapa inovasi teknologi lainnya seperti aplikasi untuk mematikan listrik lewat android yang dimiliki. Ada pula teknologi berupa baterai yang menggunakan air laut sebagai salah satu piranti pengganti cairan kimia di dalamnya. Lampu listrik yang bisa dimatikan dengan jalan meniup atau menepuk dengan teknologi berupa sensor yang dibuat oleh peserta dari kecamatan. Ada juga bagaimana kelor bisa dijadikan kapsul dan bermanfaat sebagai obat herbal yang kaya manfaat.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko yang ikut membuka festival sempat berkeliling menyaksikan langsung berbagai inovasi teknologi yang dipamerkan.

“Inovasi- inovasi ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat, semoga ke depan akan semakin banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wabup Yusuf

Festival ini dijadwalkan berlangsung selama 4 hari, mulai 19 – 22 Juli 2017. Berbagai inovasi di bidang teknologi ditampilkan di 60 tenda booth yang ada. Termasuk inovasi milik kecamatan-kecamatan yang berjumlah 25 kecamatan, 10 SMK, 3 SKPD dan 1 perbankan. Tak ketinggalan, perguruan tinggi yang ada di Banyuwangi juga turut ambil bagian. *
BERITA TEKNOLOGI : Pengembangan teknologi 5G tengah digodok hingga saat ini. Meski masih dalam tahap standardisasi, sejumlah pihak yang terlibat langsung dalam pengembangan 5G menargetkan teknologi ini siap meluncur pada 2020.

Lantas, kapan 5G meluncur di Indonesia? Menurut Direktur Strategi dan Marketing Huawei Indonesia, Mohamad Rosidi, adopsi 5G di Indonesia akan lebih lambat ketimbang peluncuran di global. Namun, ia tak dapat menyebut waktu pasti implementasi tersebut.

"Ini kan sebenarnya sudah lumrah. Jadi, saat ada teknologi baru di global, tentu membutuhkan waktu untuk masuk ke Indonesia, tapi saya tak bisa memprediksinya," tuturnya saat ditemui di kantor Huawei, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yang harus dipenuhi sebelum adopsi 5G dilakukan. Adapun faktor itu meliputi teknologi, inovasi, kolaborasi, termasuk regulasi.

"Memang itu masih tergantung dengan kebutuhan nantinya. Karenanya, mungkin membutuhkan waktu beberapa tahun setelah 2020 untuk Indonesia mengadopsi teknologi 5G," tuturnya.

Di sisi lain, lanjut Rosidi, adopsi 5G di Indonesia nantinya tak hanya mendorong pemanfaatan untuk kebutuhan industri, tapi juga membantu kehidupan masyarakat. Ia menuturkan, 5G dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

"Salah satu pemanfaatan 5G memang untuk kebutuhan industri, tapi sebelum itu tentu diarahkan untuk kebutuhan konsumen. Teknologi ini tentu dapat memberikan pengalaman yang lebih karena memang kebutuhan konsumen juga terus berubah," ujarnya.

Sekadar informasi, pengembangan 5G kini memang tengah menjadi strategi prioritas dari Huawei. Perusahaan asal Tiongkok ini telah memulai pengembangan sejak 2009, dan telah melakukan sejumlah uji coba.

Tak hanya itu, perusahaan juga telah berkolaborasi dengan seluruh pelaku industri 5G di dunia. Terkini, Huawei baru saja melakukan uji coba implementasi 5G dengan Telkomsel pada Mei 2017.
BERITA TEKNOLOGI : Habibie Festival kembali digelar mulai 7-13 Agustus 2017. Pada tahun ini, pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) turut mendukung pelaksanaan festival Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan inovasi tersebut.

Habibie Festival merupakan perayaan peran dan kontribusi Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie atau B J Habibie, untuk Indonesia, serta sebagai wadah bagi industri IPTEK untuk memperkenalkan berbagai produk inovatif kepada masyarakat.

Pada tahun ini, Habibie Festival 2017 diadakan di Jakarta International Expo Kemayoran dan diyakini akan menarik lebih banyak pengunjung. Tahun lalu tercatat lebih dari 56 ribu orang memadati Habibie Festival yang digelar di Museum Nasional.

"Festival tahun ini diharapkan semakin banyak yang datang. Harapannya selama tujuh hari, bisa lebih dari 100 ribu orang yang datang," tutur Pendiri dan Ketua Habibie Festival 2017, Ilham Habibie, di kawasan Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Berbagai inovasi teknologi yang ikut andil pada tahun ini memiliki dampak terhadap masa depan masyarakat. Hal ini sesuai dengan tema Habibie Festival 2017 yaitu "Technology and Innovation for People" (Lihat, Sentuh, dan Rasakan Teknologi Terbaru untuk Masa Depan yang Lebih Baik).

Menurut Ilham, jumlah kegiatan dan inovasi IPTEK yang dipamerkan dalam festival ini lebih banyak daripada tahun lalu. Sejumlah pelaku ekonomi kreatif digital juga akan ambil bagian sebagai eksibitor dan pengisi kelas-kelas serta workshop, yang diharapkan semakin memberikan kontribusi signifikan dalam perekonomian Indonesia.

Berdasarkan survei Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik pada tahun lalu, industri ekonomi kreatif di Indonesia pada 2015 tercatat menyumbangkan Rp 852 triliun kepada pendapatan domestik bruto (PDB) nasional dengan total Rp 15,9 juta tenaga kerja yang terserap.

"Fakta bahwa para eksibitor di Habibie Festival 2017 merupakan para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di bidang IPTEK di Indonesia, menjadikan dukungan Bekraf untuk Habibie Festival 2017 sebagai hal yang strategis. Bekraf berharap Habibie Festival menjadi ajang pembelajaran, berbagi dan apresiasi atas pencapaian industri IPTEK di Indonesia," jelas Kepala Belraf, Triawan Munaf.

Habibie Festival 2017 diramaikan oleh lebih dari 100 perusahaan dan komunitas dengan beragam aktivitas yang aktual dengan perkembangan IPTEK di Indonesia, serta memamerkan berbagai produk dan inovasi mereka. Seluruh acaranya dikemas dengan tema harian termasuk Connectivity, Mobile Life, Innovation Nation dan Women in Tech. Semua pengunjung bisa mengikuti semua acara tersebut tanpa dipungut biaya.
BERITA TEKNOLOGI : Silicon Valley adalah kawasan industri teknologi terkemuka di dunia. Perusahaan raksasa teknologi seperti Google, Facebook, hingga Apple, bermarkas di sini. Silicon Valley tercatat menyedot dana ventura terbesar di Amerika.

Dana ini bisa dialokasikan menjadi modal bagi perintis teknologi. Namun hal ini tidak lagi booming seperti beberapa tahun lalu. Penanaman modal bagi perusahaan rintisan turun 24 persen sejak 2015.

Tapi, modal bisa datang dari mana saja. Misalnya, Coupa Café, salah satu kedai kopi yang bisa jadi sumber keberuntungan.

Kedai ini dimiliki oleh Jean-Paul Coupal, seorang imigran asal Venezuela. Coupa Café sering menjadi tempat bertemu tokoh industri. Beberapa bos besar seperti Sergey Brin dan Mark Zuckerberg pernah mengunjungi kedai ini.

Jika datang di waktu yang tepat, kesempatan akan datang. Pemilik startup bisa menjual idenya pada pemodal yang datang. Para ahli yang berkunjung juga bisa memberi saran kepada mereka. Salah satunya Eric Sokol, profesor dari Universitas Stanford.

"Dari minum kopi dan rapat, saya bisa memberi masukan pada dua perusahaan rintisan. Koneksi seperti ini bisa muncul di Coupa," ujarnya.

Dengan suasana yang nyaman, tidak heran banyak perintis teknologi datang untuk sekadar menikmati kopi dan makanan ala Venezuela, atau mengerjakan proyeknya.
BERITA TEKNOLOGI : Pada ajang pameran otomotif, biasanya APM akan selalu memamerkan kendaraan-kendaraan tercanggih dengan harga yang relatif mahal atau bahkan belum diluncurkan sama sekali. Misalkan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Autoshow), dari tahun ke tahun, pengunjung akan terpesona dengan kecanggihan dan kemewahan dari teknologi yang disodorkan oleh masing-masing APM.

Berdasarkan data wholesales Gaikindo, yang menjadi primadona penjualan Toyota di bulan Agustus 2016 lalu adalah Calya dengan torehan 9.239 unit, Calya saat itu memang baru diluncurkan pada GIIAS 2016, dan di posisi kedua adalah Avanza dengan total angka 9.123 unit.

Menanggapi hal ini, Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan, "Dalam ajang GIIAS, para APM mengikuti tema yang sudah ditentukan oleh organizer. Seperti tahun lalu, tema mengarah ke environment. Jadi teknologi kendaraan bermotor yang ramah lingkungan lah yang kami tonjolkan, bukan untuk jualan mobil."

Hal serupa diungkapkan oleh Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi. "Sebagai world class auto show series, fokus dan komitmen Gaikindo adalah menampilkan produk otomotif terbaik untuk masyarakat. Kami ingin menjadikan GIIAS sebagai panggung di mana produk kendaraan terbaru dengan teknologi terkini dapat diperkenalkan ke masyarakat yang kuat," ungkapnya ke Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Dengan kata lain, highlight teknologi canggih pada sebuah pameran menjadi ajang edukasi sekaligus ajang kemampuan dari masing-masing pabrikan untuk menunjukkan kemampuan teknologi miliknya. Dengan demikian, diharapkan dapat menjadi ajang kompetisi sehat untuk perkembangan dunia otomotif di Indonesia.
BERITA TEKNOLOGI : Teknologi gak bisa dipungkiri sudah jadi bagian penting dalam kehidupan kita sebagai manusia. Semua teknologi diciptakan dengan maksud dan tujuan menolong kehidupan manusia, atau setidaknya bikin hidup kita jadi lebih mudah.

Namun, gak semua teknologi bersifat positif. Gak sedikit perangkat teknologi yang bikin manusia jadi pribadi yang malas. Seperti 10 teknologi yang dilansir dari berbagai sumber di bawah ini misalnya, kesemuanya tampak sengaja dibuat untuk mengakomodir para manusia pemalas.

1. Remote Control Bantal

Dengan adanya bantal ini, kamu gak perlu lagi mengeluarkan _effor_t berlebih untuk memencet tombol remote. Kamu juga gak perlu lagi berhadapan dengan masalah kehilangan remote karena dijamin, remote bantal ini 99% gak akan hilang. Selain kelebihan utamanya yang tentu adalah dapat digunakan sebagai bantal yang nyaman sekaligus remote control.

2. Tempat Sampah dengan Remote

Sering mengalami posisi yang lagi pewe-pewenya alias gak bisa diganggu-gugat, tapi ada sampah yang harus kamu buang saat itu juga. Tentu kamu malas untuk beranjak ke tempat sampah, kan? Gak perlu kuatir karena tempat sampah ini mampu kamu kontrol kesana-kemari dengan menggunakan remote.

3. Kulkas 'Darurat'

Sering mengalami lapar di tengah malam? Rasanya gak enak banget kan tiba-tiba perut keroncongan, tapi di saat bersamaan kamu masih sangat mengantuk untuk bangun dan pergi ke dapur? Untuk itulah hadir kulkas darurat ini. Kulkas yang berkamuflase sebagai perabot laci kecil yang biasanya diletakkan di samping tempat tidur ini tentunya akan memudahan kamu mengambil cemilan bahkan di tengah malam sekalipun.

4. Penumbuh Tanaman

Ngaku pecinta flora tapi malas untuk bercocok tanam karena ngerasa pertumbuhan tanaman itu lama banget, kamu butuh teknologi yang satu ini. Alat ini mampu menumbuhkan tanaman kamu dan yang perlu kamu lakukan hanya satu, tidak ada.

5. Pembersih Sikat Gigi Otomatis

Proses menyikat gigi terkadang membuat sebagian orang malas menjalaninya. Apalagi saat malam hari ketika biasanya sudah mengantuk dan ingin segera tidur. Alat di atas bisa mengurangi bebanmu dalam menyikat gigi dengan membantu membersihkan sikat gigimu secara otomatis.

6. Peddler Serba Guna

Olahraga rasanya emang gak bisa disatukan dengan sifat malas. Tapi dengan alat satu ini rasanya gak mustahil deh. Peddler yang satu ini bisa kamu gunakan bahkan tanpa harus beranjak dari tempat tidur alias sambil berbaring sekalipun. Jadi, siapa bilang olahraga gak bisa sambil malas-malasan.

7. Kacamata Baca Tidur

Kebiasaan banyak orang membaca sambil tidur ternyata sulit untuk dihapus. Meski berdampak buruk bagi kesehatan mata, banyak orang masih aja melakukannya. Sampai-sampai ada teknologi kacamata yang diciptakan khusus untuk membaca dalam posisi berbaring.

8. Garpu Pemutar

Pecinta mie terkadang mengalami hal mager ketika memakan mie. Yang paling sering adalah ketika harus memutar garpu untuk menyatukan mie agar mudah untuk disuap. Dengan garpu ini, gak perlu lagi repot-repot melakukan gerakan memutar, karena garpu ini bisa melakukannya sendiri.

9. Sepatu Roda Elektrik

Sepatu roda biasa sebenarnya sudah mempermudah proses berjalan. Jika ditambah lagi dengan mesin yang bisa menggerakkan roda secara otomatis, maka tentu akan semakin memudahkan lagi. Selain sepatu di atas, kita juga tentu sudah mengenal yang namanya segway, yang juga merupakan alat bantu kita mempermudah prose berjalan.

10. Smartphone

Jangan baper dulu! Bukan berarti semua pengguna smartphone pemalas. Namun, sadarkah kita jika segala fitur yang dibuat dan dapat dilakukan di smartphone membuat hidup manusia semakin malas? Untuk teknologi yang satu ini, kita memang harus memanfaatkannya dengan bijaksana tanpa membuat kita jadi seorang pemalas ya.

Akhir Kata

Itulah sepuluh teknologi yang cocok atau memang diciptakan untuk pemalas. Selain smartphone, apakah kamu punya alat yang ada dalam daftar di atas? Jika iya, jangan ragu untuk sampaikan pengalamanmu lewat kolom komentar di bawah ini ya.
BERITA TEKNOLOGI : Bagi petani, hal yang paling membanggakan adalah lahannya subur sehingga bisa menghasilkan banyak panen. Berbagai cara dilakukan petani, mulai dari membajak sawah hingga memberi pupuk, semua dilakukan agar hal tersebut terjadi.

Namun, ada kalanya cara konvensional tidak memberikan hasil yang memuaskan. Kini kehadiran teknologi dapat membantu petani untuk membantu mereka meningkatkan hasil panen.

Sejumlah peneliti dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, sedang mengembangkan teknologi untuk pertanian. Mereka membuat alat yang bisa mengumpulkan data penting mengenai tanaman panen.

Alat ini memiliki komponen berupa radar laser, sensor pembeda warna, hingga sensor inframerah yang berfungsi untuk mengukur performa dan mengetahui karakter tanaman.

Dengan alat tersebut, petani jadi tahu langkah apa yang harus diambil. Misalnya menambah pupuk dan menyemprot pestisida untuk mengatasi hama. Uniknya, alat ini menggunakan sensor jarak jauh, sehingga pengguna tidak perlu berada di lahan. Alat tersebut juga dapat diletakkan pada traktor maupun drone.

Saat ini tim peneliti sedang fokus mengamati sorgum, sebuah tanaman yang berpotensi menjadi bahan bakar nabati. Adapun, alat ini masih dalam tahap pengembangan karena tim peneliti masih mempelajari kelebihan dan kelemahan teknologi tersebut.

Mereka berharap alat ini dapat berjalan dengan mengandalkan. Bahkan, salah satu peneliti ingin agar alat ini juga dapat berfungsi untuk memperkirakan dan menambah variasi hasil panen.