Anda yakin kaos yang dipakai memiliki kualitas bahan kain yang bagus?

“Oiya mas tentu saja dari vendornya bilangnya seperti itu, kainnya bagus kualitas terbaik etc.”

Kaos Distro : Bisa saja itu hanya bagian dari marketing, tapi its ok, bila kondisi tersebut memang memiliki bahan kaos yang sangat bagus dibandingkan dengan bahan kain pada umumnya.

Tapi bila tidak sebagus yang di jelaskan?

Anggap saja itu sebagai pembelajaran Anda dalam mengenali bahan kaos.

So… Bagaimana cara mengukur bahwa kaos yang Anda beli memiliki kualitas bagus?

Berikut ini adalah cara mengukur kualitas bahan kaos, khususnya bahan kaos cotton combed (semua gramasi) :

Artikel ini tanpa gambar ya… tapi mudah dimengerti kok bahasanya, baca terus.

1. Handfeel

Diraba. ya hanya dengan menyentuh bahan cotton combed, Anda akan merasakan bahwa bahannya bagus, lembut dan nyaman apabila dipakai, apabila Anda telah sering membandingkan akan terasa sekali perbedaannya.

Note : Penting untuk anda yang belum mengenal lebih baik bahan, cobalah membeli sampel terlebih dahulu agar Anda bisa merasakan dan meraba langsung bahan kaos yang anda pakai.

Handfeel adalah fase pertama untuk mengukur bahwa kaos memiliki kualitas baik namun harus digarisbawahi bahwa kadang handfeel sedikit menipu, ada ujung ujungnya yang sebaiknya di check juga seperti :

2. Shrinkage

Shrinkage atau susut, jenis ini kadang tidak bisa dilihat dan dirasakan langsung, efeknya hanya akan terasa saat kaos telah di cuci,

Ini masih bisa di minimalisir seperti rekomendasi pertama dengan membeli sampel terlebih dahulu, pakai dan cuci kaosnya, maka akan kelihatan bahwa kaos yang dibeli memiliki daya tahan susut yang baik.

Kasus susut cukup bahaya, karena ketika Anda memiliki standar ukuran sendiri, semuanya akan menjadi berubah, mohon baca dan tanyakan baik-baik pada vendor yang anda percayai, berapa toleransi susut kaos yang dijual, agar Anda lebih awas menghadapi masalah susut kaos.

3. Katun 100%?

Seriusan bahan katunnya 100%? mudah kok mengukur bahwa komposisi katun dalam bahan kaos atau kain 100%, dengan membakar bahan kaos tersebut apabila sisa pembakaran nya dipegang menjadi serbuk abu yang lembut itu bisa dipastikan cotton 100%.

Mudah bukan?

4. Dipakai

Ya dengan dipakai Anda akan merasakan nyaman adem atau sebaliknya, tergantung dari kualitas bahan kaos yang digunakan, apabila katun nya 100% saat anda berkeringat, keringat Anda akan menyerap pada kaos yang dipakai.

Bila Anda merasa sedikit-sedikit gerah saat memakai kaos tersebut, berarti kaos yang anda pakai memiliki komposisi bahan polyester, umumnya bahan kaos yang mudah membuat Anda gerah saat dipakai adalah bahan CVC, PE, lacoste atau bahan yang hanya sedikit komposisi katun nya.

5. Pakai tidur

Dalam artikel cara merawat kaos dengan baik, kaos sebaiknya tidak digunakan tidur, sebaliknya untuk mengukur bahwa bahan kaos yang digunakan memiliki kualitas bagus (diatas standar),

Test pakai disaat tidur, bila kaos yang dipakai tidak berubah atau berbulu (berbulu disini adalah serat kain menjadi gulungan-gulungan kecil), bisa dipastikan kaos yang Anda beli memiliki kualitas yang bagus,

6. Reaktif

Reaktif, reaktif disini bila kaos di sablon discharge, pencabutan warna maksimal, tentu tidak akan 100% putih tapi putihnya cukup bagus dibandingkan dengan kaos sublime.

Masih simpang siur mengenai ini, tapi alasannya cukup realistis : Bahwa bahan kaos yang reaktif diciptakan dari material yang baru (new) bukan campuran atau olahan dari sisa-sisa kain.

7. Semakin lama semakin lembut

ini beberapa studi kasus yang kami coba dari tahun 2013, bahwa kaos cotton combed yang kami gunakan (khususnya 30s/40s) bahan ini memiliki karakter yang unik sekali “semakin lama semakin lembut”.

Setelah bertahun-tahun kaos dengan bahan bagus akan semakin lembut bila diraba.

Ini juga terjadi pada bahan yang masih fresh dan bahan yang sudah lama di endapkan di gudang, akan terasa sekali bahwa bahan kaos yang telah lama di simpan digudang memiliki karakter yang lebih lembut di bandingkan bahan yang baru saja di kirim dari pabrik.

note: Tidak semua bahan akan bereaksi seperti itu. tapi bila Anda penasaran silahkan dicoba.

8. Lentur

Lentur disini adalah bahan kaos cotton combed memiliki sedikit elastis apabila di tarik, tapi tidak se-extreme bahan kaos stretch/rayon/spandex, tekstur kainnya masih katun 100% tapi memiliki kelenturan tersendiri, tidak kaku/mati bila di tarik.

9. Warna tidak luntur

Warna kaos yang dihasilkan dari Pencelupan pekat dan tidak luntur, ketahannya (terkena panas matahari langsung) sangat baik, anda bisa melihat kaos yang telah lama dipakai apakah warnanya masih solid/pekat? atau sudah kusam setelah beberapa kali cuci?

Oke sekarang Anda telah tau bagimana cara mengukur bahan kaos yang bagus,

Ini sangat penting, Agar Anda dapat menjual produk kaos yang berkualitas bagus, dan tentu saja bila produk yang Anda jual memiliki kualitas terbaik, klien Anda akan puas.

Cara Mengukur Bagus tidaknya Bahan Kaos yang dipakai

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: