TeknologiDua tahun belakangan ini, teknologi Virtual Reality (VR) mendapatkan perhatian yang luar biasa dari banyak vendor besar. Masing-masing dari mereka bahkan telah mempersiapkan perangkat headset VR andalannya.

Anda bisa lihat bagaimana Samsung, ASUS, HTC, Google, Sony, dan masih banyak perusahaan teknologi lainnya berlomba-lomba menampilkan produk VR unggulan mereka masing-masing.

Dengan varian harga perangkat headset VR yang ditawarkan masing-masing vendor papan atas tersebut, apakah sepadan jika Anda berniat beli headset VR sekarang? Untuk Anda yang ingin atau tertarik beli headset VR mungkin dapat mempertimbangkan empat hal di bawah.

1. VR = Barang Mahal

Oculus merupakan satu-satunya pembuat headset VR yang sudah mengumumkan harga headset-nya, dan harga yang dibanderol pun tidak murah, yaitu berkisar di US$600 (Rp 8,3 jutaan).

Selain mahal, untuk menggunakan headset VR, Anda butuh perangkat PC dengan spesifikasi yang cukup tinggi.

2. Harganya akan turun

Masih bersikukuh ingin beli VR? Kalau memang Anda tetap ingin beli, tunggu hingga sampai harga headset VR-nya turun di tahun mendatang. Contoh yang paling mudah adalah harga PS4 ketika pertama kali dirilis.

Saat baru rilis tahun 2013, konsol PS4 dibandrol dengan harga kisaran Rp 7 jutaan. Saat ini, satu unit konsol PS4 yang hanya dibandrol dengan harga Rp 4,9 jutaan.

3. Konten Lebih Baik

Seperti kata pepatah "Orang sabar disayang Tuhan," selain harga yang turun, konten atau pengalaman menggunakan VR pun akan lebih baik. Secara berkala, produsen dan pengembang pastinya akan memberikan update dan memperbaiki bug yang ada.

Mereka juga akan memperbaiki berbagai tipe permainan atau aplikasi agar bisa dimainkan dan digunakan dengan baik menggunakan headset VR mereka. Artinya, akan banyak update sebelum mendapatkan update versi terakhir.

4. Tunggu Seleksi Alam

Hanya karena yang pertama kali perkenalkan dan umumkan harga, bukan berarti headset Oculus Rift merupakan headset VR terbaik. Selain Oculus, ada beberapa vendor besar lainnya seperti Sony, Samsung, dan HTC yang juga perkenalkan headset VR tahun ini.

Tentu saja setiap vendor memiliki plus, minus, dan software bawaan yang akan jadi keunggulan mereka masing-masing. Apa semua vendor akan sukses dengan headset mereka masing-masing? Tentu tidak. Layaknya lomba lari, hanya akan ada satu pelari yang akan duduki posisi pertama.

Jadi, ada kemungkin kalau hanya akan ada satu vendor yang akan menduduki nomor 1 di pasar perangkat headset VR, dimana vendor lainnya harus puas mengekor di belakang. Jadi, tidak ada salahnya Anda tunggu siapa yang menduduki peringkat terbaik, dan layak untuk dibeli headset-nya.

Jadi, bagaimana? Apakah Anda masih tertarik untuk beli headset VR pada tahun ini?
Axact

Muhammad Rizky

Anaknya bapa Eko Santoso, paling rajin, sholat dan ngebantu orang tua..semoga berbakti pada Agama, Negara, Orang Tua Keluarganya .

Post A Comment:

0 comments: